Kualitas Udara Menurun Akibat Karhutla Muaro Jambi, Anak Sekolah di SD Xaverius 1 Kota Jambi Imbau Kenakan Masker

Terkini 10 Aug 2026 10:14 2 min read 21 views By bembenk

Share berita ini

Kualitas Udara Menurun Akibat Karhutla Muaro Jambi, Anak Sekolah di SD Xaverius 1 Kota Jambi Imbau Kenakan Masker
SRTV Jambi- Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Xaverius 1 Kota Jambi, Ibu Robeka, S.Pd., secara tegas mengimbau seluruh siswa untuk kembali mengenakan masker karena udara pagi ini mengalami penurunan.

SRTV-Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, mulai dirasakan meluas hingga ke wilayah Kota Jambi dan sekitarnya. Letak geografis kawasan kebakaran yang berdekatan dengan pusat kota menyebabkan kepulan asap terbawa angin, sehingga membuat kondisi udara di Kota Jambi menjadi tidak nyaman dan berpotensi mengganggu kesehatan respirasi.

Kabut asap akibat kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, makin terasa dampaknya hingga ke Kota Jambi. Menanggapi kondisi udara yang kian melimpal dan berpotensi mengganggu pernapasan, SD Xaverius 1 Kota Jambi mengambil langkah cepat untuk melindungi para siswanya.

Pada upacara bendera Senin (10/8/2026), Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Xaverius 1 Kota Jambi, Ibu Robeka, S.Pd., secara tegas mengimbau seluruh siswa untuk kembali disiplin mengenakan masker, baik saat berangkat sekolah, di dalam kelas, maupun saat beraktivitas di luar ruangan.

"Kesehatan anak-anak adalah prioritas utama kita. Letak kebakaran yang cukup dekat dengan Kota Jambi membuat kualitas udara menurun. Karena itu, mari kita saling menjaga dengan mewajibkan penggunaan masker sebagai pelindung diri dari paparan debu dan asap," tegas Ibu Robeka.

Sebagai langkah antisipasi, anak-anak sekolah kini diminta untuk kembali menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah maupun selama proses belajar-mengajar di sekolah. Imbauan ini menjadi proteksi dini bagi kelompok rentan dari paparan kabut asap dan partikel debu sisa pembakaran yang mulai mencemari kualitas udara.

Masyarakat Jambi dan sekitarnya mengeluhkan kondisi udara yang makin pekat serta aroma sangit yang mulai tercium di pemukiman. Warga berharap pihak pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat bergerak cepat dan mengambil tindakan tegas serta efektif untuk menanggulangi titik api yang ada, agar bencana asap ini tidak semakin meluas dan memburuk.

SRTV Jambi