Ubah Stigma Kawasan Pucuk, Wali Kota Jambi Pimpin Peletakan Batu Pertama Masjid Baitunnadiyah
SRTV-Sebagai langkah nyata membumikan nilai-nilai keagamaan dan membangun peradaban masyarakat, Pemerintah Kota Jambi resmi memulai transformasi kawasan eks Payo Sigadung (Pucuk) di Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo. Kawasan yang dahulu dikenal dengan citra negatif tersebut kini diarahkan menjadi lingkungan yang produktif, bermartabat, dan religius.
Proses perubahan sejarah ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitunnadiyah oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.MK., didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., dan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.
Pembangunan masjid ini merupakan wujud kepedulian pribadi Wali Kota Maulana beserta keluarga, dengan harapan menjadi pemicu semangat gotong royong warga sekitar untuk bersama-sama menebar kebaikan.
Masjid Sebagai Pusat Peradaban dan Pemberdayaan Umat
Wali Kota Maulana menegaskan bahwa fungsi masjid tidak sebatas sarana salat semata, melainkan pusat pembinaan iman, edukasi, dan pemberdayaan sosial-ekonomi.
“Masjid tidak hanya tempat beribadah, tetapi bagian dari upaya membangun peradaban umat. Kami berharap tempat ini dapat melahirkan generasi yang hebat, layaknya bunga teratai yang tumbuh indah dan membawa manfaat di mana pun berada,” ujar Maulana.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Jambi mengapresiasi keikhlasan pemilik lahan, Ibu Tya, serta merencanakan pembebasan lahan seluas kurang lebih 20 tumbuk di sekitar area masjid. Lahan tersebut nantinya akan dilengkapi dengan Pusat kegiatan UMKM, kuliner, dan kerajinan kriya, fasilitas pendidikan anak usia dini (play group) serta ruang bermain anak dan taman edukasi untuk membentuk karakter positif generasi muda.
Sinergi Untuk Perubahan Positif
Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha menambahkan bahwa mengubah stigma suatu kawasan membutuhkan tekad kuat, rasa optimisme, dan kolaborasi dari seluruh lapisan masyarakat.
Melalui integrasi antara nilai keagamaan, sarana ibadah yang layak, dan pusat kegiatan ekonomi warga, kawasan eks Pucuk diharapkan menjadi simbol kebangkitan masyarakat Kota Jambi menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan diratai keberkahan.
Related Articles