Resmi Berbayar, Ini Rincian Tarif Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness
SRTV-PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) akan mulai memberlakukan tarif pada Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi (Betejam), Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness, pada 21 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB.
Sebelumnya, ruas tol ini dioperasikan tanpa tarif agar masyarakat memiliki kesempatan untuk mengenal dan merasakan langsung manfaat jalan tol tersebut. Pengoperasian tanpa tarif dilakukan secara bertahap, dimulai dari Segmen Bayung Lencir-Tempino pada 17 Oktober 2024, kemudian dilanjutkan Segmen Tempino-Simpang Ness pada 14 September 2025.
Selama masa pengoperasian tanpa tarif, Hutama Karya melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap pelayanan operasional serta memastikan kesiapan fasilitas sebelum ruas tol memasuki tahap pengoperasian bertarif.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan pengoperasian tanpa tarif menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus merasakan manfaat kehadiran jalan tol tersebut.
“Mulai 21 Agustus 2026 pukul 15.00, ruas ini akan memasuki tahap pengoperasian bertarif. Kami memastikan seluruh aspek pelayanan, mulai dari transaksi di gerbang tol, kesiapan armada layanan, hingga sistem pemantauan lalu lintas terus kami optimalkan agar pengguna jalan memperoleh perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar,” ujar Iwan.
Dilengkapi Fasilitas dan Armada Layanan
Untuk mendukung kelancaran transaksi, ruas Tol Betejam Seksi Bayung Lencir–Simpang Ness memiliki tiga gerbang tol, yaitu Gerbang Tol Pijoan, Gerbang Tol Muaro Sebapo, dan Gerbang Tol Bayung Lencir.
Ketiga gerbang tersebut dilengkapi dengan gardu masuk (entrance), gardu keluar (exit), gardu reversible, serta mobile reader untuk membantu kelancaran transaksi pengguna jalan.
Dari sisi pelayanan operasional, Hutama Karya menyiagakan 22 unit armada, yang terdiri atas:
· 5 kendaraan patroli;
· 1 kendaraan rescue;
· 2 ambulans;
· 6 kendaraan derek;
· 3 kendaraan keamanan dan ketertiban;
· 3 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR);
· 1 kendaraan skylift; dan
· 1 kendaraan water tank.
Selain itu, ruas tol ini juga didukung 104 CCTV dan 6 Variable Message Sign (VMS) untuk memantau kondisi jalan sekaligus menyampaikan informasi lalu lintas kepada pengguna.
Perjalanan Lebih Cepat
Kehadiran Tol Betejam Seksi Bayung Lencir-Simpang Ness menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya yang menghubungkan Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Jambi.
Jalan tol ini juga memberikan efisiensi waktu perjalanan yang cukup signifikan. Waktu tempuh pada koridor tersebut yang sebelumnya dapat mencapai sekitar 2 jam, kini dapat ditempuh sekitar 40 menit melalui jalan tol.
Dengan waktu perjalanan yang lebih singkat, keberadaan ruas tol ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi logistik antardaerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui.
Dengan diberlakukannya tarif mulai 21 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, pengguna jalan diimbau mempersiapkan kartu uang elektronik dengan saldo yang cukup sebelum memasuki jalan tol agar transaksi berjalan lancar.
Related Articles