Kejati Jambi, Kejati Sumbar, dan Kodam XX/TIB Resmi Tanda Tangani PKS Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Jambi-Dalam upaya memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus meningkatkan efektivitas penegakan hukum, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB). Penandatanganan tersebut berlangsung di Aula Kejati Sumatera Barat pada Jumat (4/9/2026).
Prosesi penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dedie Tri Haryadi, S.H., M.H., bersama Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat dari ketiga instansi. Dari Kejati Sumatera Barat, hadir Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati), para Asisten, Koordinator, serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-wilayah Sumatera Barat. Sementara dari Kejati Jambi, hadir para Asisten, Kajari Bungo, Kajari Sungai Penuh, Kepala Bagian Tata Usaha, dan Koordinator. Dari pihak Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, turut hadir Kasdam, Danrem 032/Wira Braja, Danrem 042/Garuda Putih (GAPU), beserta para pejabat utama.
Penandatanganan PKS ini merupakan bentuk tindak lanjut konkret dari Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Pelindungan Jaksa Dalam Melaksanakan Tugas Fungsi, serta Nota Kesepahaman (MoU) antara Kejaksaan RI dan TNI Nomor 4 Tahun 2023 tentang Kerja Sama dalam Pemanfaatan Sumber Daya dan Peningkatan Profesionalisme di Bidang Penegakan Hukum.
Dalam sambutannya, Kajati Jambi Sugeng Hariadi menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XX/TIB atas komitmen membangun hubungan kerja sama yang terarah dan strategis. Ia menekankan bahwa dinamika penegakan hukum saat ini berkembang pesat dan menghadirkan berbagai bentuk Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang memerlukan langkah preventif secara cermat, terukur, dan responsif.
Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, menyampaikan bahwa TNI dan Kejaksaan memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga keutuhan NKRI melalui penguatan pertahanan, penegakan supremasi hukum, dan mewujudkan keadilan bagi masyarakat.
Melalui kerja sama ini, Kejati Jambi berharap kolaborasi yang terjalin dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas penegakan hukum, mendukung pengamanan institusi, serta memberikan perlindungan bagi kepentingan negara dan masyarakat, khususnya di wilayah Provinsi Jambi. Momentum ini diharapkan menjadi pijakan untuk menciptakan sinergi yang profesional, berintegritas, dan responsif ke depan.
Related Articles