Pemkot Jambi Perluas Jargas, Libatkan BUMD dalam Kolaborasi Pengembangan Energi
JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mendorong perluasan pemanfaatan gas bumi sebagai upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus memberikan akses energi yang lebih efisien bagi masyarakat.
Pengembangan jaringan gas bumi untuk rumah tangga atau Jargas tersebut tidak hanya dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah pusat dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk, tetapi juga melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Jambi dalam kolaborasi pengembangan program.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Jambi memperkuat sinergi berbagai pihak dalam mengembangkan pemanfaatan gas bumi, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sektor ekonomi.
Komitmen itu ditunjukkan Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat melakukan kunjungan kerja ke PT PGN Tbk di Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas pengembangan Jargas di Kota Jambi, termasuk peluang memperluas pemanfaatan gas bumi ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kawasan komersial.
Dari pertemuan tersebut, pembangunan Jargas di Kota Jambi menunjukkan perkembangan baru. Sebanyak 15.000 sambungan rumah (SR) tambahan saat ini tengah dalam proses pembangunan dan ditargetkan mulai mengalirkan gas kepada masyarakat pada Oktober 2026.
Tambahan sambungan tersebut akan memperluas cakupan layanan gas bumi di Kota Jambi. Sebelumnya, jaringan gas bumi telah melayani sebanyak 13.235 sambungan rumah.
Pengembangan 15.000 sambungan rumah baru tersebut merupakan tindak lanjut koordinasi yang dilakukan Pemkot Jambi bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PGN Tbk, serta BUMD Kota Jambi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program Jargas, mulai dari pengembangan jaringan hingga perluasan pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor.
Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik pengembangan jaringan gas tersebut. Menurutnya, manfaat Jargas tidak hanya berkaitan dengan penyediaan energi, tetapi juga dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran rumah tangga.
“Prinsipnya kami Pemerintah Kota Jambi ingin pelayanannya lebih baik, lebih cepat, dan masyarakat juga merasakan betul manfaatnya. Dari yang selama ini menggunakan gas 3 kg, sekarang 24 jam masuk ke rumah-rumah. Terutama warga kami yang kurang mampu, sebulan bisa efisien Rp50.000 sampai Rp100.000. Ini sebuah manfaat besar dan kami sangat mendukung program ini,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan, penggunaan gas bumi melalui jaringan perpipaan memberikan kemudahan dan kepastian akses energi bagi masyarakat. Gas dapat disalurkan secara berkelanjutan langsung ke rumah pelanggan sehingga masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada distribusi LPG dalam bentuk tabung.
Selain untuk kebutuhan rumah tangga, Pemkot Jambi juga melihat pengembangan Jargas sebagai peluang untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemanfaatan gas bumi ke depan didorong agar dapat diperluas ke sektor UMKM dan kawasan komersial.
Dalam pengembangannya, BUMD Kota Jambi juga diharapkan dapat mengambil peran dalam memperkuat kolaborasi dan mendukung keberlanjutan program pemanfaatan gas bumi di daerah.
“Kita juga akan mengembangkan sektor-sektor UMKM dan komersial yang ada di Kota Jambi. Ini harus kita tingkatkan kolaborasi, sinergi, dan kerja sama sebagai upaya bagaimana kita bisa mendukung ketahanan energi nasional, khususnya di Kota Jambi, serta mengurangi subsidi atau impor LPG,” tegas Maulana.
Dukungan terhadap pengembangan Jargas di Kota Jambi juga disampaikan Direktur Komersial PT PGN Tbk, Aldiansyah Idham. Ia mengapresiasi komitmen Pemkot Jambi dalam mendorong pemanfaatan gas bumi di daerah.
Kerja sama antara Pemkot Jambi, PGN, pemerintah pusat, dan BUMD Kota Jambi diharapkan terus diperkuat untuk mengoptimalkan pembangunan serta pemanfaatan jaringan gas.
Dengan pembangunan tambahan 15.000 sambungan rumah, pengembangan Jargas di Kota Jambi memasuki tahap baru. Kolaborasi lintas pihak tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat gas bumi bagi masyarakat, mendukung kegiatan ekonomi produktif, serta memperkuat ketahanan energi di Kota Jambi.
Related Articles